Buntut Pawai Pelajar TK Berkostum Cadar dan Bersenjata Replika, Kepala Sekolah Dinonaktifkan
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo menonaktifkan Kepala Sekolah TK Kartika V-69, Hartatik, Rabu, 22 Agustus 2018.
Langkah penonaktifan ini dilakukan karena Hartatik dianggap lalai, sehingga terjadi peristiwa pawai TK menggunakan cadar dan membawa replika senjata akhir pekan lalu.
Penonaktifan Hartatik ini langsung dilakukan Disdikpora melalui keterangan pers di kantor Disdikpora jalan Basuki Rachmad kelurahan Mangunharjo kecamatan Mayangan.
Kepala Disdikpora Mochammad Maskur mengatakan, langkah tegas ini diambil sebagai wujud konsekuensi atas tindakan tanpa koordinasi.
"Karena berdasar hasil penyelidikan di internal kami, yang bersangkutan mengakui lalai. Sehingga kami sepakat memberi sanksi mencopot jabatannya dari posisi kepala TK Kartika V-69", kata Maskur.
Kepala Disdikpora kota Probolinggo, Mochammad Maskur menjelaskan pencopotan kepala TK Kartika V/69 (surabaya.tribunnews.com/galih lintartika)
Baca: Dianggap Kontroversial, Karnaval HUT Kemerdekaan Anak TK di Kota Probolinggo Menuai Kritikan
Dijelaskan dia, per Kamis besok, Hartatik akan dikembalikan ke posisinya semula yakni menjadi staff di Disdikpora.
"Untuk sementara, posisi Kepala TK Kartika kosong. Kami akan melakukan koordinasi lagi untuk menentukan siapa pengganti posisi Kepala TK tersebut", paparnya.
Ia pun juga berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang menimpa kota Probolinggo.
"Semoga tak ada lagi yang seperti ini, cukup ini yang pertama dan terakhir", tutupnya.
sumber: tribunnews
0 Response to "Buntut Pawai Pelajar TK Berkostum Cadar dan Bersenjata Replika, Kepala Sekolah Dinonaktifkan"
Post a Comment